Daun sirsak sang penakluk penyakit

manfaat daun sirsakSeiring dengan perkembangan teknologi, kandungan dan khasiat tanaman sirsak mulai terkuak. Berdasarkan hasil dari berbagai penelitian menunjukan bahwa tanaman sirsak mengandung banyak khasiat sebagai obat. Daun sirsak merupakan bagian dari tanaman sirsak yang paling sering di gunakan sebagai obat. Sejak dahulu, masyarakat di daerah kalimantan sering menggunakan untuk obat demam. Sementara itu daun sirsak di madagaskar daun sirsak digunakan untuk mengobati penyakit lever.

Daun Sirsak Tanaman Buah Multikhasiat

Sirsak merupakan salah satu tanaman buah yang pertamakali diproduksi kedunia lama setelah colombus menemukan amerika. Setelah itu orang-orang spanyol membawanya ke filipina dan segera menyebar ke kawasan asia tenggara.

Baca Juga : Terungkap, Inilah 3 Obat Tradisional Penyakit Ambeien

Dalam sistematika tumbuhan(taksomoni), tanaman sirsak diklasifikasikan sebagai anggota famili Annonaceae dengan nama ilmiah A.macrocarpa, A.bonplandiana, A.cearensis dan guanabanus muricatus. Tanaman sirsak berkerabat dekat dengan srikaya (Anona squamosa linn). Sirsak umumnya dapat tumbuh pada kisaran iklim yang cukup luas, pada dataran rendah (0 m dari permukaan laut/dpl) hingga 1.200 m dpl. Selain itu, tanaman ini dapat tumbuh pada berbagai tipe tanah, baik yang kaya unsur hara dan berpegairan baik, maupun marginal seperti tanah masam, tanah kering, dan tanah berpasir. Sirsak kurang baik ditanam pada tanah yang aliran udaranya buruk karena akan menyebabkan akar membusuk.

Sirsak berupa tanaman perdu dengan dataran tinggi sekitar 3-10 m. Tanaman ini memiliki kayu yang keras, tetapi umumnya kecil, agak liat dan mudah patah. Arah percabangannya tidak menentu dan berserakn sehingga sulit diatur. Daun sirsak berbentuk bulat panjang dengan ujung lancip pendek, berukuran (8-16) cm x (3-7) cm. Tangkai daun panjangnya 3-7 mm. Daun tua nya berwarna hijau tua, sedangkan daun muda berwarna hijau kekuningan. Daun sirsak tebal dan agak kaku dengan urat daun menyirip atau tegak pada urat daun utama. Aroma yang di timbulkan daunnya terkadang menimbulkan bau yang tidak sedap. Sementara itu, akar tanaman sirsak cukup dalam karena dapat menembus tanah hingga kedalaman 2m.

Sirsak memiliki buah dengan aroma dan rasa yang khas. Daging buahnya berwarna putih susu, rasanya manis-asam dan berbiji kecil. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar, buah sirsak juga bisa diolah menjadi berbagai macam sajian, seperti selai, sirup dan dodol. Bahkan masyarakat di filipina memanfaatkan buah sirsak muda beserta bijinya yang masih lunak sebagai sayuran.

Selain dinikmati buahnya,ternyata bagian-bagian tanaman sirsak juga banyak mengandung mineral dan zat fitokimia yang berkhasiat untuk kesehatan. Buktinya, suku indian di amerika selatan berabad-abad telah menggunakan berbagai bagian dari pohon sirsak, termasuk daun, kulit akar, buah dan bijinya sebagai obat penyakit asma, jantung, gangguan hati dan arthritis.

Beberapa tahun belakangan ini, ekstrak daun sirsak semakin banyak dipakai untuk menghambat pertumbuhan kanker. Daun sirsak bersifat netral sehingga cocok untuk mengobati penyakit kanker. Daun sirsak tidak hanya baik dikonsumsi oleh para pasien saja, tetapi juga bagi orang yang sehat karena diyakini dapat menambah kekebalan tubuh.

Dari berbagai hasil penelitian menunjukan bahwa daun sirsak mengandung sedikit lemak(0,3 g/100 g) sehingga sangat baik untuk kesehatan. Buah sirsak juga sangat kaya dengan serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/100 g daging buah. Kandungan serat ini berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk mengobati sembelit (susah buang air besar).

Sirsak Semua Bagian Berkhasiat

Senyawa fitokimia pada sirsak dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan, walaupun belum semuanya terbukti secara ilmiah. Hampir semua bagian tanaman sirsak memiliki khasiat. Mulai dari daunnya yang telah terbukti mengobati kanker, abses arthritis dan cacingan, hingga akarnya yang dapat dimanfaatkan untuk obat penenang. Berikut ini di jelaskan bahwa setiap bagian dari tanaman sirsak, kandungan dan khasiatnya.

1. Daun
Daun sirsak ampuh atasi beragam penyakit karena banyak mengandung banyak zat di antaranya annocation, annocatalin, annohexocin, annocatalin, annomuricin, annomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, serta miricapentocin. Daun sirsak secara tradisional bisa dimanfaatkan untuk mengobati darah tinggi, abses, arthritis, asthenia, asma, bronitis, kolik, batuk, diabetes, diuretik, disentri, demam, gangguan empedu, influensa, jantung, gangguan pencernaan, infeksi, cacingan, lactogogue, ganguan hati, malaria, kanker, rematik, kurap, kejang, obat penahan darah, tonik, obat penenang, tumor, dan borok.

Pada tahun 1976,The National Cancer Institute meneliti khasiat sirsak sebagai anti tumor dan anti kanker.Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa daun dan batang sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker

2. Bunga
Bunga dari tanaman sirsak juga memiliki khasiat sebagai obat. Di beberapa negara,bunga sirsak dimanfaatkan untuk mengobati penyakit bronkhitis dan batuk.

3. Buah
Buah sirsak yang memiliki rasa asam manis ini selain mengandung gizi yang tinggi, ternyata memiliki kandungan annonaice dan asimilobine. Oleh karna itu, buah sirsak dapat dimanfaatkan untuk obat diare, maag, disentri, demam, flu, dan menjaga stamina, serta memperlancar ASI.

4. Biji
Biji sirsak mengandung banyak zat antara lain anomuricin, annonacin, anomurine, atherospermine, caclourine ,cohibin, panatellin, xylomaticin, reticuline, sabadelin dan solamin. Biji sirsak secara tradisional biasa di manfaatkan untuk mengobati astringent, karminatif, penyebab muntah, mengobati kepala berkutu dan parasit kulit, serta sebagai obat cacing. Sementara itu, biji sirsak juga banyak digunakan untuk insektisida.

5. Kulit Batang
Kulit batang sirsak mengandung atherospermine, murin, muricine, solamine dan reticuline. Kulit batang ini biasa digunakan untuk pengobatan asma, batuk, hipertensi, obat parasit serta obat penenang dan kejang.

6. Akar
Akar sirsak juga merupakan bagian tanaman yang mengandung banyak zat diantaranya annomuricatin, annomonicin, annomontacin, annonacin, annomuricatin, cohibin, muracin, muricetanol, muricatin, panatelin, dan reticulatacin. Akar sirsak biasanya di gunakan untuk obat diabetes serta obat penenang dan kejang. Khusus untuk diabetes, yang digunakan adalah akarnya.

Daun Sirsak Menurut Riset

Salah satu hasil riset terkait dengan sirsak adalah yang dilakukan oleh peneliti dari universitas purdue, indiana, amerika serikat. Dari hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa daun sirsak (Annona muricata) manjur mengatasi berbagai penyakit kanker, antara lain kanker paru-paru, ginjal, pankreas, dan usus besar. Keampuhan sirsak ini tak lain karena ditemukan kandungan senyawa aktif yang dikenal dengan sebutan acetogenins. Dari berbagai laporan diketahui bahwa acetogenins dapat menghambat ATP (adenosina tripospat) yang merupakan sumber energi kanker untuk berkembang. Cara kerjanya adalah acetogenins masuk dan menempel di reseptor dinding sel dan merusak ATP di dinding mitokondria. Akibatnya, sel kanker berhenti berkembang karena produksi energinya di hentikan. Yang membuat istimewanya senyawa aktif acetogenins adalah bersifat selektif, yaitu hanya menyerang sel kanker dan tidak menyerang sel-sel dalam tubuh.

Selama ini upaya pengobatan kanker dilakukan dengan teknik kemoterapi. Teknik ini merupakan cara pengobatan kanker dengan memasukan obat tertentu yang mempunyai khasiat membunuh sel kanker. Namun, kini kemoterapi dapat digantikan dengan ramuan daun sirsak. Hal ini sesuai dengan The journal of Natural product yang memaparkan hasil riset sejumlah peneliti dari AgrEvo Research Center, Carolina Utara, Amerika Serikat, bahwa daun sirsak dapat membunuh sel-sel kanker usus besar hingga 10.000 kali lebih kuat dibandingkan kemoterapi.

Sorry, you can not to browse this website.

Because you are using an outdated version of MS Internet Explorer. For a better experience using websites, please upgrade to a modern web browser.

Mozilla Firefox Microsoft Internet Explorer Apple Safari Google Chrome